Kependudukan

Kependudukan

Penduduk Kabupaten Tebo pada Tahun 2013 berjumlah sebanyak 321.641 dengan jumlah penduduk jenis kelamnin laki-laki 165.841 sedangkan Perempuan dengan jumlah 155.800.

Dibawah ini ditampilkan tabel jumlah penduduk di Kabupaten Tebo tahun 2013 :

 

besarnya sex ratio Kabupaten Tebo pada tahun 2013 adalah 106,44 denga Ratio tertinggi dikecamatan Serai Serumpun (110,82) dan terendah dikecamatan Tebo Ulu (101,69)

Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tebo pada Tahun 2013 adalah sebesar 2.62 persen.

Masyarakat Kabupaten Tebo juga dikenal sebagai masyarakat yang Agamis yang sebagian besar beragama islam, dan terdiri dari berbagai suku bangsa yang hidup berdampingan  secara damai dan toleran, kekayaan  budaya  masyarakat yang sampai saat ini masih terpelihara dengan baik adalah sifat hidup gotong royong sebagaimana pepatah adat yaitu “ Kebukit samo mendaki, ke lurah samo menurun yang ringan samo dijinjing, yang berat samo dipikul.Hati tungau samo di cecah Hati gajah samo di lapah

 

Mata Pencaharian Penduduk

Sektor pertanian dalam struktur perekonomian Kabupaten Tebo memegang perana yang cukup besar   dengan kontribusi sebesar 52,11 %, besarnya kontribusi ini mencerminkan besarnya penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan pengentasan kemiskinan melalui sektor ini. Sektor pertanian ini juga diperlukan untuk penyediaan pangan dan bahan baku industri.

Dilihat dari komposisi sektor pertanian dalam perekonomian Kabupaten Tebo mencerinkan bahwa sebagian besar mata pencaharian penduduk Kabupaten Tebo  berada pada sektor pertanian yang mencapai 76,24 % dari jumlah rumah tangga merupakan rumah tangga petani (RTP)

 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Penduduk Kabupaten Tebo dilihat dari kualitas sumber daya manusia (SDM) dapat terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang hakekatnya merupakan suatu proses investasi. yang bertujuan untuk meningkatkan taraf  hidup serta kapabilitas penduduk. IPM Kabupaten Tebo selama 2 tahun terakhir menunjukkan perkembanganyang cukup baik,  pada tahun 2011 IPM Kabupaten Tebo mencapai 71,67 sedangkanpada tahun 2012 naik menjadi 72,30. IPM ini ditentukan oleh 3 komponen utama yaitu: indeks pendidikan, indeks kesehatan dan indeks daya beli.

 

Indeks Pendidikan

Dari sisi Indeks pendidikan ini harus dilihat dari indikator angka melek huruf (AMH) dan rata-rata lama sekolah (RLS). Kedua Indikator ini dapat menggambarkan mutu sumber daya manusia/SDM. Pada tahun 2011 rata-rata lama sekolah di Kabupaten Tebo sebesar 7,10 sedangkan pada tahun 2012 sebesar 7,41.Persentase penduduk dewasa (usia 15 tahun ke atas) yang melek huruf pada tahun 2011 mencapai 94,92, sedangkan pada tahun 2012 sebesar 94,93. Selain indikator tersebut diatas Indek pendidikan juga ditentukan oleh angka partisipasi Kasar (APK) setiap jenjang pendidikan yang ada. Pada tahun 2011, disetiap tingkat pendidikan APK mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan makin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di bawah ini tabel angka partisipasi kasar (APK) pada Tahun 2013 :

Untuk Angka Partisipasi Murni (APM) pada tahun 2013 :